Rab. Sep 23rd, 2020

Slavi Binev – portal informasi pribadi

Di portal pribadi Slavi Binev Anda dapat menemukan informasi yang terkait dengan politik – Parlemen Eropa, pidato, pernyataan, informasi media – pers, media web, wawancara, berita, agama, olahraga, informasi tentang Slavi dan lainnya.

Parlemen Eropa Ingin Menghapus Sistem Perwalian Pria

2 min read
Parlemen Eropa Ingin Menghapus Sistem Perwalian Pria

Parlemen Eropa Ingin Menghapus Sistem Perwalian Pria – Anda pasti sudah dengar desas desus tentang aturan baru Arab Saudi yang sedang viral di seluruh dunia. Negara-negara dibuat kaget dengan sistem baru yang dibuat Arab Saudi ini. Tidak begitu terbilang buruk dalam sistem baru ini. Tetapi banyak negara yang cukup mengkecam kebijakan Arab Saudi ini yang diangkat merendahkan wanita. Bukan melecehkan tetapi pemerintahan Arab Saudi seperti memberikan posisi kelas dua untuk perempuan.

Yang dimaksudkan dengan sistem perwalian pria adalah setiap perempuan wajib didampingi atau mendapatkan izin dari wali pria untuk berpergian atau mencari kerja. Menang aturan ini terdengar sangat biasa dan memang seharusnya wanita berada dibawah tanggung jawab pria. Namun tidak semuanya benar, wanita juga memiliki hak untuk bebas tanpa harus didampingi atau izin pria.

Parlemen Eropa Ingin Menghapus Sistem Perwalian Pria

Tidak hanya sampai disitu saja, desas desus yang tersebar pemerintah juga menyediakan aplikasi pelacak bagi para wali pria untuk melacak tanggung jawab mereka seperti istri, saudara perempuan, atau anak perempuannya.

Aplikasi yang bernama Absher ini adalah buatan asli arab saudi. Aplikasi ini diperuntukan para wali pria, untuk mendaftarkan anggota keluarga perempuan mereka. Dan dalam aplikasi ini, para wali bisa membatasi perizinan si perempuan termasuk perjalanan ke luar negeri.

Gerak si perempuan tidak bisa sebebas perempuan di negara-negara lainnya. Perempuan tidak bisa bebas berpergian melintasi antar negara tanpa izin dari wali mereka. Pemberitahuan akan diterima oleh wali saat anak, istri, atau saudara perempuannya mengajukan perjalanan luar negeri.

Kebijakan Diskriminasi Wanita

Parlemen Eropa sangat mengecam aturan Arab Saudi ini, dan mendesak aturan ini untuk dihapus segera mungkin. Karena ini sangat dianggap mendiskriminasi perempuan.

Sebelumnya, Pemerintahan Arab Saudi sudah melakukan kebijakan yang lebih baik dan membebaskan perempuan. Pemerintah sudah memberikan kebebasan pada perempuan untuk mengemudi dan memperbolehkan perempuan bekerja di beberapa bidang yang sebelumnya dilarang.

Saat ini parlemen Eropa cukup terkagum dengan kebijakan yang sudah mulai lebih baik dalam pemerintahan Arab Saudi, Namun setelah adanya aturan baru tentang perwalian pria, parlemen eropa menganggap Arab Saudi masih harus dalam pengawasan tentang kebijakan yang selalu mendiskriminasi perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved.